| Register
  • Connect to:

Diduga Ilegal, Aktifitas Tambang di Mongcoloe Dikecam Warga

Aktivitas tambang di Desa Mongcoloe Bulu, Kecamatan Mongcoloe, Maros, telah meresahkan serta merugikan warga. Tambang yang beroperasi sekitar 2 bulan terakhir ini diduga tidak mengantongi izin tambang (Ilegal).

Menurut, salah seorang tokoh pemuda Moncongloe, Rasyid mengatakan, ada sekitar 10 titik tambang yang beroperasi di daerah Moncongloe. Sebagian besar tambang itu diduga ilegal.

Tambang yang beroperasi setiap harinya menjadi keluhan masyarakat yang harus berjuang melawan debu saat berkendara dan bahkan sampai masuk kedalam rumah warga.

“Sejak beroperasi, kami khawatir dengan kesehatan warga yang di lalui oleh truk penambang karena tercemar polusi udara, bahkan debu sampai masuk ke dalam rumah,”katanya, Minggu 5 Agustus 2018.

Disamping itu, warga juga cemas suatu saat nanti akan terjadi longsor akibat pengerukan gunung secara berlebihan dan tidak mempertimbangkan dampak lingkungannya.

“Selain itu, kami juga kawatir suatu saat nanti akan terjadi bencana longsor jika aktifitas penambangan ini tidak dihentikan, karena gunung dikeruk secara berlebihan,” kata Rasyid atau akrib disapa Achi.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu telah dilakukan mediasi antara pihak penambang dengan masyarakat setempat, tetapi kesepakatan yang telah dibuat kembali dilanggar oleh pihak penambang.

”Kami sudah mediasi dengan pihak penambang, namun kesepakan tidak sesuai dengan ke ingin masyarakat. Salah satu kesepakan yang sudah dilanggar adalah pencemaran polusi udara dan penyiraman secara berkala untuk meminimalisir debu tidak dilakukan oleh pihak penambang,”katanya.

Menurutnya, warga Moncongloe Bulu tidak melarang siapapun untuk menambang, akan tetapi harus memperhatikan dampak lingkungan dan sosial yang ada di sekitaran lokasi pertambangan.

Ia mengecam keras, ketika ada aktifitas pertambangan yang tidak memperhatikan warga sekitar terkait dengan polusi udara dan kerusakan lingkungan, maka mereka akan menggelar aksi tutup jalan.

“Kami tidak pernah anti terhadap aktifitas tambang selama mereka tetap menjaga kelestarian lingkungan dan tidak menambang secara liar. Jika permintaan kami kepada pihak penambang tidak diindahkan maka kami akan melakukan aksi tutup jalan untuk meminta keadilan,”tutupnya.

Sumber : https://goo.gl/j1Veq7

SHARE: