| Register
  • Connect to:

Longsor Gunung Kapur di Jember Murni Bencana Alam

Jember – Longsor di Gunung Kapur, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, murni bencana alam. Hal itu ditegaskan dari keterangan yang disampaikan 14 korban selamat.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengaku pertambangan di lokasi tersebut dihentikan sementara sambil menunggu evaluasi dari ahli. Sementara untuk kegiatan pertambangan di lokasi lain, dilakukan pemantauan dan imbauan, agar para penambang lebih berhati-hati.

“Setelah kami lakukan evaluasi bersama dengan Basarnas, BPBD, Kodim, Polda Jatim, termasuk K9, bahwa musibah tanah longsor itu murni bencana alam,” kata kapolres saat dikonfirmasi, Minggu (31/3/2019).

Pasalnya terkait izin pertambangan diakui mati sejak 24 Maret 2019 lalu, jelas dia, dan dalam musibah 25 Maret 2019 keesokan harinya, para pekerja hanya melakukan kegiatan bersih-bersih.

“Saat itu kejadian tanah longsor, para pekerja berjumlah 15 orang, hanya melakukan bersih-bersih, berdasarkan keterangan dari 14 korban selamat,” ungkapnya.

Terkait penghentian kegiatan pertambangan sementara, tambah kapolres, karena masih adanya evaluasi dari Disperindag dan Kementerian ESDM Provinsi Jawa Timur.

“Untuk usaha pertambangan yang izinnya masih aktif, untuk melanjutkan pekerjaan, sedangkan yang tidak, kita masih berikan warning untuk tidak melakukan kegiatan (pertambangan),” tandasnya. Namun bagi yang masih melanjutkan pekerjaan, diimbau untuk lebih berhati-hati.

Gunung Kapur yang bersebelahan dengan Pabrik Semen Puger, Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, longsor sekitar pukul 07.45 WIB, Senin (25/3).

Informasi dari lokasi kejadian, satu orang menjadi korban dan tertimpa longsoran. Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka dan dibawa ke Klinik Graha Sehat, kecamatan setempat untuk mendapat perawatan.

sumber: https://bit.ly/2FTbba6

SHARE: