| Register
  • Connect to:

Manajemen Freeport-McMoRan Kunjungi RSMM

Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) secara mendadak mendapat kunjungan langsung dari manajemen Freeport-McMoran Amerika Serikat pada Senin (24/10/2016). RSMM merupakan rumah sakit yang dibangun sebagai salah satu bentuk pembangunan berkelanjutan dalam program Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Freeport Indonesia (PTFI).

Rombongan manajemen Freeport-McMoran datang dengan dipimpin langsung Michael Joseph Arnold selaku Executive Vice President and Chief Administrative Officer Freeport-McMoRan Copper & Gold. Kunjungan ini didampingi pula oleh ‎Vice President of Community Development PTFI, Claus Wamafma, serta Sekretaris Eksekutif LPMAK, Abraham Timang.

Direktur RSMM Timika, dr. Fredy Bernadus Suharto, bersama staf direksi RSMM menyambut rombongan manajemen Freeport-McMoran secara dengan tangan terbuka.

Kunjungan manajemen Freeport-McMoran ke RSMM yang berada di Kampung Limau Asri SPV bertujuan untuk melihat secara langsung kegiatan operasional di RSMM. Manajemen Freeport-McMoran juga meninjau sarana-prasarana dan fasilitas kesehatan serta infrastruktur layanan kesehatan dari rumah sakit yang telah beroperasi sejak 1999 itu.

Kunjungan tersebut dimanfaatkan pihak RSMM untuk menyampaikan harapan mereka akan perbaikan fasilitas yang ada. Tujuan dari harapan tersebut tentunya agar pelayanan kesehatan dari status rumah sakit tipe c yang telah mengantongi akreditasi level utama bintang empat tersebut lebih optimal.

“RSMM ini dibangun oleh LPM-Irja (kini berubah nama menjadi LPMAK) yaitu lembaga yang mengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia untuk pemberdayaan masyarakat lokal Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya di Kabupaten Mimika, diantaranya Damal, Dani, Nduga, Mee dan Moni”, ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) RSMM, Elfinus Omaleng, B.COM.

Elfinus menjelaskan, kunjungan mendadak romnbongan Freeport-McMoran bertujuan untuk menindaklanjuti pembangunan berkelanjutan dari program CSR perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di dunia itu.

“Jadi manajemen Freeport langsung dari Amerika ini mau lihat dari dekat operasional RSMM dan lainnya. Tadi juga manajemen RSMM ada sampaikan usulan perbaikan sejumlah fasilitas dari yang sudah ada, seperti private wing dan beberapa sarana-prasarana pendukung operasional terhadap pelayanan kesehatan yang optimal. Usulan perbaikan fasilitas, diantaranya bangsal Anak yang dinamai Bangsal Antonius, serta Bangsal Theresia bagi penderita penyakit dalam, seperti TBC atau paru-paru basah. Untuk perbaikan bangsal dimaksud agar pasien penderita penyakit dalam lebih safety terhadap pasien lainnya,” ujar Elfinus.

Elfinus mengungkapkan jika melalui agenda kunjungan kali ini, manajemen Freeport-McMoRan dapat menindaklanjuti berbagai usulan terkait keberpihakan program CSR terhadap peningkatan mutu serta kualitas pelayanan di rumah sakit. Manajemen Freeport-McMoran juga akan terus mendukung agar RSMM dapat memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Selain RSMM Timika, LPMAK juga membangun Rumah Sakit Waa-Banti untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah dataran tinggi Mimika. Akses layanan kesehatan ini pun sudah dikunjungi manajemen Freeport-McMoran Amerika Serikat. Sejak awal beroperasi, pasien asal tujuh suku yang berobat di RSMM Timika tidak pernah dipungut bayaran alias gratis.

Sumber: www.timikaexpress.com

SHARE: