| Register
  • Connect to:

Pemerintah Izinkan Kembali Ekspor Bauksit

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) izinkan kembali ekspor bauksit mulai tahun depan. Izin ini akan diatur dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 1 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Mineral dan Batubara.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Teguh Pamudji, mengatakan konsep dari revisi beleid dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 1 tahun 2014 diantaranya adalah melonggarkan ekspor konsentrat. Pelonggaran ini diberikan kepada perusahaan tambang yang memiliki Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang merupakan perubahan dari kontrak karya (KK).

Selama melakukan KK, perusahaan tambang diwajibkan untuk membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter. Sementara perusahaan membangun smelter, pemerintah akan memberikan kemudahan bagi perusahaan tambang untuk mengekspor konsentrat dengan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP). Sementara bagi perusahaan tambang yang tidak ingin membangun smelter, pemerintah mempersilakan untuk bekerjasama dengan BUMN tambang atau menggandeng pihak lain yang punya smelter.

Selain bauksit, pemerintah juga akan melonggarkan ekspor nikel dan mineral tanah jarang. Pemerintah mengklaim kelonggaran ini tidak menghambat program hilirisasi mineral.

“Selama dia komitmen bangun smelter dibolehkan ekspor hasil tambang dan konsentrat,” kata Teguh, Jumat (7/10/16).

Menurut Teguh, salah satu pertimbangan dilonggarkannya ekspor mineral tersebut adalah karena ada beberapa jenis mineral yang tidak bisa diolah di dalam negeri. Selain itu, jumlah smelter yang siap beroperasi Januari 2017 pun masih sedikit.

“Dari 27 smelter yang dibangun mayoritas baru 30 hingga 50 persen,” ujar Teguh.

Sumber: www.batam.tribunnews.com

SHARE: