| Register
  • Connect to:

PT Taspen dan PT Timah Serahkan Gedung Penitipan Anak

Pemerintah Kabupaten Bangka bersama Perusahaan BUMN diwakili PT Taspen dan PT Timah Tbk meresmikan Gedung Penitipan Anak berlokasi di samping Kantor Lurah Kuday Jalan Muhidin Sungailiat, Kamis (24/11/2016).

Penyerahan gedung penitipan anak dari Perusahaan BUMN kepada Pemkab Bangka tersebut merupakan salah satu program dari rangkaian Program BUMN Hadir Untuk Negeri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kami oleh Kementerian BUMN ditunjuk sebagai koordinator untuk acara program BUMN Hadir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ada 15 program yang harus dilaksanakan diantaranya siswa mengenal nusantara, pemberian sembako murah, bantuan sumber air bersih, MCK dan lain sebagainya termasuk tempat penitipan anak,” jelas Kepala Cabang PT Taspen Pangkalpinang, Didik Nurdianto, saat peresmian Gedung Penitipan Anak.

Program BUMN Hadir Untuk Negeri di Kabupaten Bangka berupa bantuan satu gedung tempat penitipan anak di Kelurahan Kuday Sungailiat, bedah dua rumah warga kurang layak huni menjadi rumah layak huni di Belinyu dan Gunung Muda, pembinaan desa tertinggal untuk Usaha Kecil Mikro Menengah mengenai manajerial keuangan dan marketing di Air Jukung serta pembinaan untuk para petani mengenai pembinaan pupuk organik (kompos) di Bukit Ketok.

“Program BUMN Hadir Untuk Negeri ini diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan sudah berjalan dua tahun ini. Tahun 2015 lalu koordinatornya adalah dari Jasaraharja, wakilnya PT Inalum. Kemudian tahun 2016 koordinatornya PT Taspen wakilnya PT Timah, tahun 2017 kami tidak tahu mungkin koordinatornya PT Timah, kemarin kami dapat informasi untuk tahun 2017 kami dapat koordinator di Kalimantan Timur, dengan Pupuk Kaltim tapi apakah sudah fix atau ada perubahan kami juga belum tahu,” jelas Didik.

Ia menilai, tempat penitipan anak ini penting karena sekarang banyak ibu rumah tangga berkarir baik di kantor, pedagang maupun di bidang lainnya.
Mereka sambil bekerja membawa anaknya, apalagi bagi para ibu yang berdagang di pasar sehingga kurang sehat untuk perkembangan anak.

“Terutama ibu-ibu yang jualan di pasar banyak membawa anak ke pasar. Ini kurang bagus sehingga perusahaan BUMN berinisiatif membuat tempat penitipan anak. Kami baru membuat satu di daerah ini kemudian kita bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka ditunjuklah tanah atau lokasi di sebelah kantor lurah ini,” ungkap Didik.

Kendati tempat penitipan anak tersebut tidak terlalu besar tetapi bisa digunakan untuk menampung 10 hingga 15 balita. Dia berharap tempat penitipan anak ini bisa berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat di lingkungan sekitar Sungailiat yang bisa dikelola dengan baik dan sehat.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangka telah berpartisipasi dalam Program BUMN Hadir Untuk Negeri ini sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Semuanya bisa sukses dan bermanfaat bagi masyarakat,” harap Didik.

Sumber: www.bangka.tribunnews.com

SHARE: